tekken

tekken5_big2

Tekken (鉄拳, “kepalan besi”) adalah sebuah seri permainan bertarung yang dikembangkan dan diproduksi oleh Namco. Berawal dari sebuah permainan arcade, dan kemudian telah diport ke konsol permainan PlayStation dan kemudian ke PlayStation 2.

Seri Tekken adalah salah satu permainan terawal yang menggunakan sistem 3D, dengan seri pertama dilepas dua tahun setelah Virtual Fighter. Ada lima sequel game Tekken, Tekken 2, Tekken 3, Tekken Tag Tournament, Tekken 4, dan Tekken 5. Dan sebuah pembaharuan dari Tekken 5 yang disebut Tekken 5.1 akan keluar dalam waktu dekat, dan sequel berikutnya masih dalam pengembangan akan dikeluarkan untuk konsol PlayStation 3, dan akan disebut Tekken 6.

tekken

y

Kung Fu Boy (Tekken Chinmi)

100 tahun setelah berdirinya Kuil Dairin, akan muncul seorang ahli beladiri yang memiliki otak jenius, mental baja, dan mata elang. Dengan bercirikan memiliki tahi lalat di dahinya, seorang ahli beladiri tua mencari sang ahli beladiri itu dan menemukan ada seorang anak kecil yang memiliki ciri2 yang sama dengan itu bernama Chinmi. Setelah melihat berbagai kemampuan Chinmi, maka ahli beladiri tua yang berikut2nya dipanggil Pak Tua itu mengajak Chinmi bertualang bersamanya.
Setelah melalui berbagai macam pertarungan sepanjang jalan menuju Kuil Dairin, akhirnya Chinmi dan Pak Tua sampai di Kuil Dairin. Namun begitu sampai, Chinmi langsung mendapatkan sejenis “ujian masuk” dari Kepala Biksu Kuil Dairin. Yaitu dengan cara harus membelah “bulan”, Chinmi hanya diberi waktu 3 hari untuk dapat melakukannya. Chinmipun bisa melakukannya dengan cara yang hebat. Dan Chinmipun menjalani latihan di Kuil Dairin

Selama disana dia diajari oleh banyak guru, seperti Ryukai, Riki, Soshu yang kemudian muridnya yang bernama Sie Fan menjadi sahabatnya sekaligus rivalnya, dan yang paling berpengaruh adalah Yosen. Guru Yosen adalah seorang petarung legendaris yang entah mengapa lebih memilih mengasingkan diri di Kuil Torin. Setelah melalui penolakan berkali2, akhirnya Yosen menjadikan Chinmi sebagai muridnya. Pada saat pelatihan, Guru Yosen mendapat tantangan dari Ahli Tinju yang bernama Dick Steiner, Yosen pun menunjuk Chinmi untuk melawannya. Setelah pertarungan sengit, akhirnya pertarungan antara Chinmi dan Dick Steiner berakhir seri. Lalu akhirnya Guru Yosen mengajarkan ilmu legendaris “Kung Fu Peremuk Tulang” dan setelah Chinmi berhasil menguasainya. Guru Yosen wafat dan Chinmi melanjutkan perjalanan mencari kemampuan lain

Namun, kemudian Chinmi harus kembali ke Kuil Dairin karena Biksu Kepala Kuil Dairin sedang sakit parah dan Kuil Dairin dibajak oleh seorang mantan murid Guru Yosen bernama Oudow, Chinmi yang menggunakan Kungfu peremuk tulangpun tidak bergeming menghadapi Oudow, akibatnya Chinmipun dikalahkan secara telak. Menghadapi keadaan tersebut, Pak Tua membuka segel kotak berisi jurus terlarang yaitu “Jurus Dewa Petir” yang bisa menyebabkan kematian. Chinmi sebenarnya tidak mau menggunakan jurus ini. Namun Oudow harus dikalahkan karena tidak ada cara lain. Dan benar saja, Oudow langsung terkalahkan dengan jurus ini. Chinmipun menjadi shock karena telah melanggar aturan Kuil Dairin yaitu dilarang membunuh, maka dari itu Chinmi meninggalkan Kuil Dairin. Tapi ternyata Oudow tidak mati, maka dari itu diapun kembali ke Kuil Dairin. Atas pertimbangan para Tetua Kuil Dairin, Chinmi menjadi Guru di Kuil Dairin

Chinmipun memulai tugasnya sebagai guru, diantara murid2nya. Ada yang bernama Gunte (Gundi), dia terlihat sangat menonjol dibandingkan yang lainnya. Sayangnya dia sangat sombong dan meremehkan yang lainnya. Namun setelah melihat kehebatan Chinmi, maka sifatnya berubah menjadi lebih baik dan mau bekerjasama dengan yang lain. Pada saat kampung halamannya diserang oleh Pasukan Berkuda yang dipimpin oleh Aruma, Gunte bertarung sampai akhir dengan Chinmi dan lain2. Chinmi mampu mengalahkan Pasukan Berkuda dan sebab dari itu, Chinmi diundang untuk menemui Kaisar.

Ternyata, Chinmi diperintahkan untuk mengikuti Turnamen Bela Diri Kerajaan untuk membuktikan kehebatannya, disana dia bertemu kembali dengan sahabat sekaligus rival lamanya. Yaitu Sie Fan yang ternyata telah dicuci otaknya oleh sebuah komplotan yang bertujuan membunuh Kaisar, Chinmipun harus mengalahkan Sie Fan untuk itu. Dan akhirnya mereka bertemu di final, setelah pertarungan sadis, Chinmi menang. Percobaan pembunuhan telah diberhentikan dan Chinmi menjadi juara, dan Chinmipun kembali ke Kuil Dairin dan menjalani kehidupan seperti biasa.

New Kung Fu Boy (Shin Tekken Chinmi)

Kuil Korin di daerah Ka Nan hilang kontak dengan Kuil Dairin, Chinmi ditugaskan untuk mencari tahu ada apa yang terjadi. Ternyata selama 2 tahun terakhir Ka Nan dikuasai oleh seorang diktator bernama Jirai. Chinmi dan rakyat Ka Nan yang dipimpin oleh putri raja terdahulu mengadakan “Rencana pembebasan Kanan”, setelah pergulatan sengit dan setelah mengalahkan Jendral Jirai yang bernama Boru. Akhirnya Chinmi dan lainnya berhasil meruntuhkan pemerintahan Jirai dan Ka Nan pun kembali damai.

Namun, tidak lama setelah itu. Chinmi ditugaskan oleh Kaisar untuk menyelidiki apa yang terjadi dalam tubuh Angkatan Laut. Bersama dua orang sahabatnya Sie Fan dan Tan Tan, Chinmipun menyusup ke Angkatan Laut. Chinmipun menemukan berbagai keanehan, seperti penyakit Laksamana yang tak kunjung sembuh, cara angkatan laut beraksi dan lainnya. Diduga hal ini bermula ketika Ajudan Laksamana yang bernama Kaion mengambil alih tugas Laksamana yang sakit. Ternyata Kaion memiliki rencana sangat licik, yaitu ketika Chao Liu, Ajudan Laksamana yang lain pulang dari misi. Kaion memiliki rencana sangat licik untuk menghabisi Laksamana dan Chao Liu sekaligus. Untungnya Chinmi dkk mengetahui rencana tersebut dan setelah melalui pertarungan sengit. Chinmi dkk pun berhasil mengalahkan Kaion dan antek2nya.

Kung Fu Boy Legend (Tekken Chinmi Densetsu)

Chinmi dan Gunte yang sedang berkeliling negeri untuk mengajarkan Kungfu Dairin, namun masalah muncul ketika seorang Putri dari negeri seberang diculik dan disandera di Benteng Perampok, Chinmi, Gunte dan para tentara negeri seberang itu harus berusaha menyelamatkan Putri itu

Saya akui, Komik Kung Fu Boy saat ini sangat sulit ditemui. Saya bahkan harus mencarinya sampai keliling toko buku bekas diseluruh Jabodetabek dan minta ama sepupu. Namun untuk New Kung Fu Boy, walau tidak terlalu mudah. Anda masih bisa mendapatkannya di toko buku. Dan untuk seri terbaru Kung Fu Boy Legend yang masih berlanjut mudah ditemui di Toko Bu

Kyokushin kaikan

Kyokushin kaikan (極真会館?) adalah sebuah aliran karate yang didirikan oleh Masutatsu Oyama (大山倍達 Ōyama Masutatsu?). Aliran ini menekankan latihan fisik dan full-contact kumite, yakni latih-tanding (sparring) tanpa pelindung. Kyokushin memiliki arti kebenaran tertinggi, yang diyakini oleh Mas Oyama sebagaimana karate itu seharusnya diajarkan dan dipelajari. Kurikulum Kyokushin menekankan pada pertarungan realistik dan kekuatan fisik.

Sejarah

Asal mula

Masutatsu Oyama, pendiri aliran Kyokushin, lahir sebagai seorang Korea yang bernama Choi Hyung Yee. Sewaktu kecil di Korea, beliau mempelajari seni bela diri Korea yang bernama Chabee. Chabee mendapat pengaruh dari seni bela diri Tiongkok “Seni 18 Telapak Tangan” yang dikembangkan lebih lanjut oleh orang Korea menjadi Chabee. Sejak kecil, Choi Hyung Yee bukanlah seorang anak yang diam saja dan bersabar kalau diganggu. Ia sering terlibat dalam perkelahian, apalagi bila ia atau teman-temannya diganggu. Kepribadian yang agresif inilah yang ia wariskan ke Kyokushin menjadi sebuah aliran yang menekankan offense, dan pentingnya menjatuhkan lawan secepat mungkin.

Pada masa Perang Dunia 2, Choi Hyung Yee pindah ke Jepang dan mendaftarkan diri sebagai mekanik pesawat tempur. Di Jepang, ia tinggal bersama keluarga perantuan dari Korea dan mengadopsi nama keluarga mereka, Oyama. Pada saat itu banyak orang perantauan yang mengadopsi nama Jepang agar mudah berbaur dan diterima masyarakat Jepang. Setelah perang usai pada tahun 1945, beliau mempelajari karate Shotokan dari guru besar Gichin Funakoshi. Pada saat yang bersamaan, beliau bertemu dengan sesama perantauan dari Korea bernama So Nei Chu. So Nei Chu mewarisi Goju-Ryu dari Gogen Yamaguchi, dan Mas Oyama mempelajari Goju-Ryu dari So Nei Chu.

Sewaktu di Jepang, kepribadian yang agresif dan tidak mau kalah masih melekat kuat pada diri Oyama muda. Di Tokyo, ia sering terlibat perkelahian dengan para gangster Jepang maupun tentara Amerika yang bertugas di Jepang. Ia pernah secara tidak sengaja membunuh seorang gangster Jepang yang terkenal ahli menggunakan pisau (Akhirnya beliau dibebaskan dari tahanan dengan alasan membela diri). Oyama juga dijuluki “Superman dari Timur” oleh masyarakat setempat karena sering membela orang-orang lokal dari tentara Amerika yang berbuat onar. Setelah beberapa saat, Tokyo menjadi tidak aman lagi bagi Mas Oyama, karena beliau dicari oleh banyak pihak yang ingin membalas perbuatannya. Atas saran So Nei Chu, Mas Oyama akhirnya mengasingkan diri ke sebuah gunung untuk merenungkan tujuan hidupnya.

Selama dalam pengasingan, beliau hidup sebagai layaknya seorang Yamabushi (Prajurit Biksu). Menghadapi kerasnya tempaan alam, ia banyak mendapat inspirasi dari kisah hidup Miyamoto Musashi, seorang ahli pedang tersohor di Jepang. Setiap hari beliau berlatih mendalami ilmu bela diri serta bermeditasi untuk merenungkan hidupnya. Setelah beberapa saat, beliau merasa latihan di gunung sudah cukup dan memutuskan untuk turun ke kota.

Mas Oyama mengikuti kejuaraan karate dan menjadi juara. Akan tetapi, ia masih merasa kecewa dengan kemampuan yang dimilikinya. Merasa masih belum mampu menerapkan apa yang telah dipelajarinya pada pertarungan yang sesungguhnya, Mas Oyama mencukur habis rambutnya dan sekali lagi naik ke gunung untuk berlatih.

Setelah lebih dari setahun di gunung, Mas Oyama akhirnya turun untuk menguji hasil dari latihannya. Di sebuah desa, ada seekor banteng yang akan dijagal. Beliau meminta ijin untuk menjatuhkan banteng tersebut dengan tangan kosongnya. Akan tetapi, beliau gagal pada usaha pertamanya. Setelah dipukul, banteng tersebut marah dan mengobrak-abrik kerumunan orang-orang di sekitarnya. Mas Oyama tidak menyerah. Beliau berhari-hari mempelajari banteng-banteng tersebut. Setelah itu, beliau mencobanya lagi. Banteng tersebut jatuh dengan sekali pukul ke arah kepalanya. Berita tentang seorang karateka menjatuhan banteng dengan kepalan tangannya menyebar dengan cepat. Selain itu, beliau juga mengadakan perjalanan keliling Asia Tenggara mengadakan demo dan menantang banyak aliran di dalam maupun luar Jepang. Hal ini menimbulkan banyak sensasi dan mempopulerkan Karate di dunia internasional.

Dengan modal ketenaran inilah, Mas Oyama lalu mendirikan sebuah dojo karate di Tokyo. Karate di dojo ini menekankan pentingnya latihan full-contact kumite (latih-tanding tanpa pelindung). Menurutnya, full contact kumite merupakan hal yang penting untuk mengasah semangat dan ketrampilan berkelahi. Hal ini sempat menimbulkan ketegangan dengan tetua-tetua dari aliran karate lain yang berpendapat bahwa praktek aplikasi karate secara langsung itu berbahaya dan tidak perlu.

Puncak ketegangan ini muncul pada tahun 1960-an. Pada waktu itu, petinju Muay Thai menyatakan bahwa Thai Boxing adalah seni bela diri yang terkuat, dan ia telah mengalahkan banyak wakil aliran bela diri, termasuk karate Jepang (Pada waktu itu, karate sedang populer di dunia internasional, dan petinju Muay Thai ini ingin memanfaatkan kesempatan untuk mencari nama). Petinju Muay Thai tersebut meminta wakil resmi dari Jepang untuk menjawab tantangannya. Sikap resmi dari aliran-aliran Karate di Jepang adalah untuk tidak melayani tantangan tersebut, karena tujuan dari Karate adalah untuk membina mental dan salah satu dari perwujudan penempaan mental tersebut adalah untuk menghindarkan dari perkelahian yang tidak perlu. Akan tetapi, Mas Oyama berpendapat bahwa “Karate memang bukan untuk mencari masalah. Tetapi apabila masalah itu datang dengan sendirinya, lari dari masalah adalah tindakan pengecut”. Ia mengirim 3 murid terbaiknya ke Thailand untuk bertanding dengan aturan Muay Thai. Dua dari tiga muridnya tersebut menang dan mereka kembali ke Jepang dielu-elukan sebagai pahlawan yang mengangkat harga diri Jepang. Hal ini menambah ketegangan antara aliran Oyama ini dengan aliran-aliran Karate yang lain, sehingga banyak aliran lain yang menjuluki aliran Oyama sebagai “bukan Karate” dan “ilmunya para berandalan”.

Mas Oyama tidak ambil pusing atas tanggapan tersebut. Beliau secara resmi mendirikan Kyokushin yang berarti kebenaran tertinggi yang beliau yakini sebagaimana Karate seharusnya diajarkan dan dipelajari. Beliau mengadakan turnamen-turnamennya sendiri merespon dilarangnya Kyokushin mengikuti pertandingan-pertandingan Karate. Meski di-‘anak-tiri’-kan, Kyokushin berkembang pesat di dalam maupun di luar Jepang, terutama karena beberapa generasi pertama Kyokushin banyak menantang berbagai aliran bela diri di Asia maupun di negara-negara Barat.

1964 hingga 1994

Setelah Kyokushin kaikan resmi dibentuk, Oyama memimpinnya untuk melakukan ekspansi. Oyama memilih instruktur-instruktur yang menurutnya mampu mempertunjukkan kemampuan dan gaya bertarung Kyokushin untuk merekut anggota baru. Pada awalnya, instruktur-instruktur itu ditugaskan untuk membuka dojo di kota lain di Jepang. Di sana instruktur tersebut akan memamerkan kemampuan mereka di area-area publik, misalnya di gymnasium, di gym milik polisi (di mana para atlet judo biasa berlatih), di taman, atau di festival-festival lokal.

Selain di jepang, Oyama juga menyebarkan instruktur-instrukturnya ke negara lain, misalnya ke Belanda (Kenji Kurosaki), Australia (Shigeo Kato), Amerika Serikat (Tadashi Nakamura, Shigeru Oyama and Yasuhiko Oyama, Miyuki Miura), dan Brazil (Seiji Isobe) untuk menyebarkan Kyokushin dengan cara yang sama seperti di Jepang. Pada tahun 1969, Oyama menyelenggarakan First All Japan Full Contact Championships di Jepang. Selain itu, pada thaun 1975, ia juga menyelenggarakan First Open Full Contact World Karate Championships. Sejak saat itu, pertandingan berskala internasional diadakan secara berkala setiap empat tahun sekali.

Setelah Oyama meninggal, International Karate Organization (IKO) Kyokushinkaikan mengalami perpecahan. Perpecahan disebabkan karena konflik tentang siapa yang akan menggantikan Oyama sebagai Chairman, serta tentang masa depan struktur dan filosofi organisasi. Hingga saat ini, masalah belum dapat dipecahkan. Shokei (Akiyoshi) Matsui sempat diperkirakan menjadi penerus Oyama setelah ia mengklaim bahwa ia memiliki hak intelektual atas semua merek dagang, simbol, dan nama Kyokushin. Namun ternyata sistem legal Jepang mengharamkan tindakan itu sehingga Shokei Matsui dipaksa mengembalikan semua hak intelektual Kyokushin kepada keluarga Oyama.

Kyokushin Saat Ini

Kematian Oyama meninggalkan perpecahan di tubuh organisasi Kyokushin. Kelompok-kelompok ini saling mengklaim memiliki otoritas untuk mewakili Honbu (markas/headquarters) yang asli.

Cabang-cabang baru yang memiliki gerakan dan teknik yang sama, namun dengan nama berbeda, lahir. Banyak juga dojo-dojo yang mengajarkan kurikulum Kyokushin meskipun tidak memiliki ikatan formal dengan organisasi. Meskipun sulit untuk dihitung secara pasti, diperkirakan jumlah murid yang mempelajari aliran Kyokushin atau aliran cabangnya telah mencapai jutaan orang.

Istri Oyama meninggal bulan Juni 2006 setelah lama mengidap penyakit. Berdasarkan sistem hukum di Jepang, hak intelektual milik Oyama diturunkan kepada anak perempuannya yang bernama Kikuko (dikenal pula dengan nama Kuristina).

Tehnik dan latihan

Latihan Kyokushin terdiri dari tiga elemen utama yang disebut sebagai 3K: (1) kihon (teknik), (2) kata, dan kumite (latih tanding).

ihon

Kihon berarti teknik atau gerakan-gerakan dasar. Sistem latihan kyokusin dibuat berdasarkan karate tradisional seperti Shotokan dan Goju-ryu dengan beberapa teknik tambahan yg diadaptasi dari seni beladiri lain seperti tinju dan kickboxing saat kumite. Kyokushin juga memiliki banyak teknik orisinal yang tak dite

Kemunculan Hwoarang

Tekken 3

Hwoarang adalah murid dari baek doo san dan benar-benar paham bela diri tae kwon do.dia menggunakan untuk berkelahi dijalan.dia mempunyai kelompok gang yang tidak pernah terkalahkan.suatu hari salah satu anggota gengnya kalah dalam suatu pertandingan, karena tidak terima dengan kekalahan ini ia mengikuti pertandingan tersebut untuk menang. Selama pertandingan ini,ia bertemu dengan Jin kazama dan dia harus mengakhiri pertandingan dengan seimbang. Ini pertama kalinya ia tidak berhasil menang dalam pertandingan.dia memutuskan buat berlatih lebih keras dan tidak akan kalah lagi.saat ia mengunjungi dojo,ia melihat dojo telah hancur.setelah diserang oleh Ogre. Kecewa dan marah,ia ikut the king of iron fist tournament 3 untuk membuktikan bertanding dengan Jin, dan membalaskan dendam kematian sabbeumnya.

Tekken 4

Di Tekken 4, Hwoarang ikut wajib militer tentara korea selatan.waktu yang lama buat dia sibuk dari satu perang ke perang lainnya yang,bosan dengan kegiatannya di militer dia memutuskan untuk AWOL(absen tanpa cuti) dan menjadi buronan pemerintah korea selatan.ia mendengar the king of iron fist tournament 4 dan memutuskan untuk ikut menhadapi saingan beratnya, Jin.saat pertandingan,hwoarang ditangkap dan ditahan di penjara militer sebelum ia mendapat kesempatan berhadapan dengan saingan beratnya jin.

Tekken 5

Di Tekken 5, sementara Hwoarang menunggu keputusan pengadilan. Dia diambil kedutaan korea dan diberikan sebuah koran. Setelah membaca koran dia berkata, “Saya ngak percaya ini,apa kau yakin ini benar?”(koran menyampaikan kepada hwoarang bahwa baek doo san gurunya selamat dari serangan ogre)hwoarang menyelesaikan tugas militernya dengan dua bulan,dan ikut lagi dalam the king of iron fist tournament 5, karena ingin sekali berhadapan dengan jin lagi. Dia juga harus bersaing dengan bekas gurunya baek doo san.

tekken6-02

o_tekken6_4_3

mortal_kombat1

Paul W. S. Anderson

Paul William Scott Anderson (lahir di Newcastle-upon-Tyne, Inggris, 4 Maret 1965; umur 44 tahun) adalah seorang kru perfilman Hollywood.
Ia dikenal sebagai seorang sutradara dan penulis naskah. Film-film yang
ia tangani kebanyakkan adalah film fiksi-ilmiah dan fil yang berbasis
dari video game, seperti Mortal Kombat dan Resident Evil.

Perjalanan karir

Anderson adalah lulusan dari University of Warwick. Ia adalah
seorang sarjana sastra dan seni. Film pertama yang ia sutradarai adalah
Shopping.

Setelah sukses dengan Shopping, ia kemudian menyutradarai film laris
tahun 1995, Mortal Kombat. Sebelumnya, dua film yang diangkat dari
video game seperti Street Fighter dan Super Mario Bros gagal di
pasaran. Untungnya, film Mortal Kombat menjadi film terlaris tahun 1995.

Anderson sempat turun ke dunia perfilman TV pada tahun 2000, dengan
menjadi sutradara film The Sight. Namun ternyata gagal di pasaran. Dan
pada 2002 ia memutuskan untuk kembali ke dunia layar lebar, kali ini ia
mengangkat cerita video game Resident Evil. Beberapa bintang seperti Milla Jovovich dan Michelle Rodriguez masuk sebagai bintang utama.

Untuk menghindari kesalahan persepsi orang tentang namanya yang akan
mengarah ke sutradara kondang AS, Paul Thomas Anderson, maka dalam
ending Resident Evil, ia menulis namanya dengan “Paul W. S. Anderson.”

Resident Evil sendiri ternyata sangat sukses di pasaran, baik di
bioskop maupun dalam bentuk DVD. Anderson sendiri kembali melanjutkan
sebagai penulis cerita dalam Resident Evil: Apocalypse dan Resident Evil: Extinction. Namun ia tidak menjadi sutradara dalam kedua film

Drunken Master (Templat:Cantonese-tjp; literally drunken fist) adalah sebuah film seni bela diri Hong Kong buatan tahun 1978 yang disutradarai oleh Yuen Woo-ping, dan menampilkan Jackie Chan, Yuen Siu Tien (aka Simon Yuen), dan Hwang Jang-Lee. Film ini adalah film terlaris untuk Jackie Chan dalam daftar film box office di Hong Kong,[1] earning two and a half times the amount made by his previous film, Snake in the Eagle’s Shadow.[2] Ini adalah salah satu contoh dari film komedi kung fu yang menjadikannya terkenal.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: